Ilustrasi Kepemimpinan dan Masa Depan. (Foto: smartekselensia.net)

Oleh: Nurul Aulia

ZNEWS.ID JAKARTA – Pada beberapa kesempatan, pembahasan mengenai kepemimpinan seringkali didominasi oleh perbincangan tentang penguasa A, atau tokoh politik partai B, atau berita baru tentang si C, yang kebanyakan adalah para boomers dengan rentang usia setengah abad.

Tak hanya itu, perspektif tentang kepemimpinan yang ideal pun sering mengaitkan antara sejarah di masa lampau, atau orang-orang yang berpengaruh di masa lalu. Akhirnya, kepemimpinan menjadi cerita lama yang ingin bernostalgia.

Padahal, apabila kita mengingat lagi para guru bangsa, HOS Tjokroaminoto menyediakan rumah bagi berbagai anak muda untuk berdiskusi.

Di rumah tersebut, peran anak muda menjadi sangat penting karena kepemimpinan menjadi obrolan tentang masa depan.

Menjadi sikap bahwa setiap orang bertanggung jawab menjadi pewaris sah Indonesia. Hal yang saat ini masih belum teroptimalkan.

Seringnya, kita hanya berfokus pada tokoh-tokoh pemimpin saat ini dibanding dengan narasi kepemimpinan untuk masa depan.

Pandemi yang membangun berbagai kegiatan dan fenomena baru sebagai new normal, harusnya bisa dimanfaatkan untuk membangun ruang-ruang diskusi yang lebih banyak memberi panggung bagi anak muda.

LEAVE A REPLY