Ilustrasi permainan tradisional gobak sodor. (Foto: ANTARA Jatim/Siswowidodo)

ZNEWS.ID JAKARTA – Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi alias Kak Seto, menuturkan bahwa permainan tradisional yang populer di kalangan anak-anak seperti gobak sodor dapat melatih berbagai kecerdasan anak.

“Kecerdasan fisik, kognitif, kreativitas, sosial emosional, moral, semua terpadu dalam kegiatan bermain bersama,” kata Kak Seto dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (25/8/2022).

Dia menambahkan bahwa permainan tradisional termasuk dalam kategori bermain aktif, di mana anak-anak bergerak secara aktif.

Kak Seto mencontohkan manfaat permainan tradisional untuk mengasah kecerdasan anak.

Permainan beregu gobak sodor di lapangan bujur sangkar, di mana tiap pemain harus berusaha melewati garis pembatas tanpa tersentuh lawan, membuat anak belajar mengasah logika karena dia harus memikirkan strategi agar bisa melewati halangan.

Di sisi lain, anak juga harus berpikir kreatif dalam mengatur cara agar bisa mengecoh lawan dan berhasil melewati garis.

Kejujuran anak juga diuji lewat permainan tradisional, ketika memang disentuh oleh lawan, anak belajar untuk betul-betul mengaku kalah. Hal itu melatih kecerdasan moral.

“Kalau kalah, tidak boleh ngambek, marah atau baper, itu kecerdasan emosional,” kata Kak Seto.

LEAVE A REPLY