Ilustrasi: Petugas membersihkan pelataran ka’bah Masjidil Haram. (Foto: Ist)

ZNEWS.ID JAKARTA – Islam adalah agama yang ramah dan mengajarkan keramahan bagi pemeluknya. Islam bukan agama yang keras apalagi kaku, dan memilih negara atau bangsa yang cocok baginya.

Islam agama universal dan menjadi rahmat bagi alam semesta. Islam adalah agama yang sudah pasti diterima oleh akal sehat dan selalu maslahat di semua tempat dan zaman (shalihun likulli makan wa zaman).

Masih ingatkah kita dengan salah satu peristiwa yang sangat besar dan bersejarah bagi umat Islam dan bangsa Arab? Ya, salah satunya adalah Fath Makkah. Peristiwa yang sangat menggugah emosi kita.

Kisah sejarah ini sangat cocok untuk terapi “penyakit dendam” yang mungkin mengidap di tubuh kita. Sesuai janji Allah kepada kekasih-Nya, Rasulullah SAW dan kaum mukminin bahwa Makkah akan dikuasia kembali.

Masjid Al-Haram dan ka’bah kembali steril dari berhala-berhala kaum musyrikin. Pada peristiwa itu, tak setetes pun ada darah yang tumpah.

Jika Rasulullah SAW dan para sahabat adalah orang-orang pendendam, sudah pasti sebagian besar leher penduduk Makkah sudah terpisah dari tubuh mereka.

Dahulu ketika masih di Makkah, Rasulullah dan kaum muslimin dipersekusi, dihinakan, bahkan ada yang mati dibunuh, diboikot  bahkan diusir.

Dengan akhlak yang mulia itulah, hampir semua penduduk Makkah masuk Islam dengan berbondong-bondong, ikhlas dan penuh suka-cita. Allah mengabadikan peristiwa tersebut di dalam Al-Qur’an surah An-Nashr:

إِذَا جَآءَ نَصْرُ ٱللَّهِ وَٱلْفَتْحُ ﴿١﴾ وَرَأَيْتَ ٱلنَّاسَ يَدْخُلُونَ فِى دِينِ ٱللَّهِ أَفْوَاجًا ﴿٢﴾ فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَٱسْتَغْفِرْهُ إِنَّهُۥ كَانَ تَوَّابًۢا ﴿٣﴾

  1. Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan.
  2. Dan engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah.
  3. Maka bertasbihlah dalam dengan Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Sungguh, Dia Maha Penerima tobat.

LEAVE A REPLY