SMART Ekselensia Indonesia menghelat Olimpiade Humaniora Nusantara atau Ohara 2023 dengan mengusung tema “Satukan Harmoni Muda Dikara Budaya”, di SMART Ekselensia Indonesia, Parung, Bogor, Jawa Barat, Rabu dan Kamis (23-24/10/2023). (Foto: LPI DD)

Mulyadi menegaskan bahwa Ohara merupakan wadah yang tepat bagi insan muda untuk menyalurkan kecerdasan di bidang kreatif.

“Yang namananya kecerdasan tak melulu tentang sains, humaniora pun termasuk di dalamnya,” katanya.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Ohara 2023 menghadirkan delapan lomba. Di antaranya, Lintas Nusantara (Lintara), Opera Van Jampang (OVJ), Story Telling, Festival Akulturasi Kuliner Nusantara (FAKN), Video Competition, Poster Digital, Silat Seni, dan Futsal Boarding School.

Para peserta berkompetisi memperebutkan Piala Gubernur Jawa Barat, juga uang pembinaan bernilai puluhan juta rupiah.

Selain siswa sekolah menengah, Ohara juga menyasar para pegiat ilmu humaniora, budaya, dan lembaga-lembaga yang peduli pada pengembangan ilmu humaniora.

Mulyadi mengungkapkan bahwa Ohara 2023 adalah wadah pengaplikasian nilai-nilai kemasyarakatan dan sosial yang mulai jarang ditemui pada generasi muda. Ia juga menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut para peserta juga diajak merefleksikan budaya-budaya Indonesia yang kaya dan khas, melalui serangkaian penampilan kesenian yang menggugah kecintaan pemuda-pemudi terhadap bangsanya.

“Kami ingin Ohara tahun ini makin menumbuhkan semangat dan kecintaan generasi muda pada budaya Indonesia,” ujar Bilal selaku Ketua Panitia Ohara 2023.

LEAVE A REPLY