THK Dompet Dhuafa 2022 di Pulau Sumbawa ditutup dengan penyembelihan dan distribusi daging kurban untuk masyarakat tradisional Sambori (orang suku asli Bima) di Desa Teta, Kecamatan Lambitu, Bima, NTB, Rabu (13/7/2022). (Foto: Dompet Dhuafa)

ZNEWS.ID BIMA – Cantik tenun Rimpu terlingkar. Derau rebana ditabuh. Puji pada Sang Esa terlantun. Masyarakat tradisional Sambori mempersembahkan sambutan hangat untuk suatu hajat. Prosesi lebaran kurban digelar, menutup Hari Tasyrik terakhir di Desa Teta, Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima, yang berlangsung khidmat.

Gema takbir berkumandang. Selawat dan doa dilayang. Hewan kurban yang telah merebah, tersembelih dengan pisau terasah. Berhimpun para tokoh lokal, ustaz, serta Kepala Desa Teta, memberikan ungkapan terima kasih atas kurban yang diberikan, dan akan didistribusikan kepada 350 KK di sana.

THK Dompet Dhuafa 2022 di Pulau Sumbawa ditutup dengan penyembelihan dan distribusi daging kurban untuk masyarakat tradisional Sambori (orang suku asli Bima) di Desa Teta, Kecamatan Lambitu, Bima, NTB, Rabu (13/7/2022). (Foto: Dompet Dhuafa)

“Alhamdulillah, atas takdir Allah, kurban masih ada di desa kita hingga hari ini. Dan, tak disangka, ini merupakan bantuan dari para donatur Dompet Dhuafa yang mungkin jauh keberadaanya, tapi dekat kebaikannya,” tutur Kepala Desa Teta, Muamar Ziaudin.

“Semoga manfaat bagi warga kita semua, dan menjadi berkah untuk Dompet Dhuafa dan donaturnya. Panjang umur agar harapannya tahun-tahun berikutnya kurban ada lagi di sini,” imbuhnya.

THK Dompet Dhuafa 2022 di Pulau Sumbawa ditutup dengan penyembelihan dan distribusi daging kurban untuk masyarakat tradisional Sambori (orang suku asli Bima) di Desa Teta, Kecamatan Lambitu, Bima, NTB, Rabu (13/7/2022). (Foto: Dompet Dhuafa)

Guyub wujud syukur dan bahagia masyarakat asli Suku Bima yang menghuni wilayah perbukitan Desa Teta itu, sekaligus menutup pelaksanaan Tebar Hewan Kurban (THK) tahun ini, salah satunya di wilayah Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hari itu, Rabu (13/7/2022), sejumlah tujuh ekor sapi tersembelih di Kabupaten dan Kota Bima.

“Kita senang, karena saya kira kurban di sini hanya ada setelah salat Id saja, ternyata masih ada kurban lagi. Jadi cukup untuk bagikan rata ke masyarakat lagi,” kata Fatmawati, seraya menerima distribusi daging kurban yang kemudian membacakan doa serta surah Al-Fatihah untuk pekurban.

THK Dompet Dhuafa 2022 di Pulau Sumbawa ditutup dengan penyembelihan dan distribusi daging kurban untuk masyarakat tradisional Sambori (orang suku asli Bima) di Desa Teta, Kecamatan Lambitu, Bima, NTB, Rabu (13/7/2022). (Foto: Dompet Dhuafa)

Tim THK Dompet Dhuafa di Bima, Khairul Falah, menyebutkan bahwa pelaksanaan THK sejak 10 sampai 13 Juli ini di Pulau Sumbawa, secara keseluruhan menyembelih 320 ekor sapi. Pelaksanaan dan distribusinya terbagi di wilayah Sumbawa, Dompu, dan Bima.

BACA JUGA  RRI Palembang dan DD Sumsel Bagikan 70 Paket Kambing Kurban

“Alhamdulillah, di daerah Kabupaten dan Kota Bima, hewan kurban ada 60 ekor sapi. Dan, sangat berkesan bagi kami di penghujung hari Tasyrik ini. Kami ikut haru dan bahagia sekali mendapat kesempatan membersamai masyarakat Desa Teta sebagai wasilah bagi amanah para donatur. Ini bukan sekadar melaksanakan lebaran kurban, tapi persaudaraan,” tuturnya.

Oleh: Dhika Prabowo

LEAVE A REPLY