
ZNEWS.ID JAKARTA – Facebook Inc mengumumkan perpanjangan pemblokiran akun mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump hingga Januari 2023.
Kepala urusan global Facebook, Nick Clegg, mengatakan bahwa yang telah dilakukan Trump merupakan pelanggaran berat.
“Kami yakin tindakannya merupakan pelanggaran berat terhadap aturan kami, yang layak mendapatkan hukuman terberat yang tersedia di bawah protokol penegakan yang baru,” katanya, dikutip dari Reuters, Sabtu (5/6/2021).
Blokir akun Trump baru akan dicabut jika Facebook melihat risiko terhadap keamanan publik berkurang. Untuk menilai risiko ini, platform media sosial tersebut bekerja sama dengan ahli.
Jika Trump masih berulah setelah sanksi ini, Facebook akan memblokirnya secara permanen dari media sosial tersebut.
Akun Facebook resmi Donald Trump diblokir karena unggahannya dianggap mendukung kekerasan di Capitol Hill pada 6 Januari lalu.
Dewan pengawas independen Facebook pada Mei lalu mendukung blokir terhadap akun Trump, namun, menilai periode blokir tidak terbatas tidak tepat. Mereka meminta Facebook memberikan jawaban yang proporsional untuk kasus ini.




























