Dompet Dhuafa Waspada mendirikan dapur umum dan pos hangat untuk para penyintas banjir di Labuhan Batu, Sumatra Utara. (Foto: DD Waspada)

ZNEWS.ID LABUHANBATU – Bencana banjir yang melanda Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatra Utara, mengakibatkan 1.008 KK terdampak. Tingginya air yang mencapai 1 meter membuat sebagian besar warga harus mengungsi.

Merespons kondisi tersebut, Dompet Dhuafa Waspada mendirikan dapur umum dan pos hangat untuk para penyintas.

Relawan Dompet Dhuafa Waspada, Lutfhi, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah berfokus memenuhi bahan baku untuk dapur umum.

“Yang sedang berjalan hari ini mengorganisasi kebutuhan makanan untuk 300 pengungsi dan menyiapkan bahan bakunya untuk dua hari ke depan,” katanya di lokasi bencana, Minggu (7/1/2023).

Luthfi juga mengatakan bahwa jumlah pengungsi terus bertambah.

“Kemungkinan juga kebutuhannya semakin bertambah karena air hari ini mulai naik lagi, warga yang semula masih bertahan di rumah ikut ke pengungsian,” ujarnya.

Mahyatul Husni selaku Kepala Dusun 5 Mayor Desa Sei Siarti Panai Tengah, Kecamatan Bilah Hilir, mengucapkan terima kasih atas bantuan logistik dapur umum untuk warga.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Dompet Dhuafa Waspada atas bantuan logistiknya melalui dapur umum. Kami juga berharap kesediaannya untuk tetap bersama membantu para warga yang terkena musibah banjir ini. Karena banjir yang belum surut,” ucapnya.

Terkait bantuan yang dibutuhkan, para penyintas membutuhkan pakaian layak pakai, makanan, serta obat-obatan di pengungsian. (DD Waspada)

LEAVE A REPLY