
ZNEWS.ID INDRAGIRI HILIR – Dompet Dhuafa Riau bersama tim Sekolah Literasi Indonesia telah menyelesaikan kunjungan dalam rangka monitoring dan evaluasi program Pegiat Literasi Indonesia atau yang biasa di kenal dengan tim Pelita. Kegiatan ini dilakukan selama 3 hari di berbagai wilayah di Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
Diawali dengan melakukan audiensi bersama Dinas Pendidikan Indragiri Hilir, Kamis (10/8/2023), yang pada saat itu di terima langsung oleh Elida selaku Staff Kasi Pembinaan Kurikulum SD. Audiensi ini bertujuan mengenalkan SLI dan tim Pelita sebagai upaya untuk bekerja sama dan berkolaborasi.
Selanjutnya, tim SLI dan Dompet Dhuafa Riau bersama tim Komunitas Media Pembelajaran (Komed) dan Pelita menyatukan visi dan misi bersama dalam bidang literasi di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.
Pada Jumat, (11/8/2023), Dompet Dhuafa Riau bersama tim SLI dan Pelita melakukan kunjungan ke SDN 011 Pulau Palas. Rangkaian kegiatan yang dilakukan adalah temu ramah dengan stakeholder yang ada di SDN 011 Pulau Palas. Sekaligus, monitoring dan evaluasi dari implementasi ilmu yg telah di peroleh oleh tim Pelita pada saat kelas intensif yang telah mereka ikuti.

Puncak dari rangkaian kegiatan ini adalah Workshop Kelas Literasi Kreatif (KLIK) yg di laksanakan oleh tim PELITA angkatan 3 Kabupaten Indragiri Hilir. Workshop tersebut dilakukan Sabtu, (12/8/2023) berlokasi di SDN 011 Pulau Palas, dihadiri 30 orang guru selaku peserta workshop.
Mengangkat tema “Ciptakan Pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan bermakna” workshop ini dibuka langsung oleh Dinas Pendidikan dalam hal ini diwakili oleh Drs H M Rizal Fahlawi MPd selaku Kasi Kurikulum, Penilaian, dan Kelembagaan SD dan SDLB.
Dalam arahan Kadisdik yang disampaikan oleh Rizal bahwa kegiatan ini sangat positif karena ini merupakan aksi nyata dari program pendidikan Sekolah Literasi Indonesia.
”Atas nama Disdik Inhil, sangat mengapresiasi kepada tim Pelita yang sudah menjalani pendidikan selama kurang lebih 5 bulan melalui pembelajaran daring via LMS (Learning Management System),” ujarnya.





























