
Berdasarkan hasil pemantauan, santri di sini hanya mampu menikmati daging sekali dalam setahun, yaitu pada momen Iduladha. Itu pun jika ada yang menyelenggarakan kurban dan membagikannya kepada para santri.
“Seringnya, ya, makan nasi, tempe, sayur asam, ikan asin,” kata salah satu santri kelas 1 MTs, Deni Permana.
Dengan raut senang, Deni menyambut gembira kedatangan tim Dompet Dhuafa. Ia tampak semangat membantu memindahkan bungkusan-bungkusan daging yang dibawa oleh tim. Menurutnya, teman-temannya akan senang, sebab esok hari akan ada menu daging di piring tempat ia menyantap makanan.
“Senang besok ada lauk daging,” ucap santri yang datang dari dari Kampung Dukuh, Kecamatan Gunung Sari tersebut.
Oleh: Muthohar



























