
Selanjutnya, Yeni menuturkan, kementerian, lembaga, mitra dari berbagai organisasi masyarakat sipil, profesi dan mitra-mitra lainnya bersama-sama membuat aksi proteksi untuk mendukung eliminasi TB pada 2030 dengan tagline Temukan, Sembuhkan, Bangkitkan, dan Produktif.
“Harapannya pasien TB bisa kita bantu dari sejak ditemukan, pendampingan, pengobatan sampai kemudian kita upayakan pemberdayaan ekonomi. Serta, dukungan psikososial yang akan menunjang keberhasilan pengobatan, sekaligus membantu bangkit berdaya dan produktif kembali,” tutur Yeni. *



























