Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa hadirkan pelatihan Kelembagaan dan Model Bisnis Ekonomi Sirkular kepada komunitas masyarakat di Kelurahan Maliaro, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Minggu (7/7/2024). (Foto: DMC DD)

Selama pelatihan, peserta dibantu fasilitator DMC  dalam mengerjakan lembar identifikasi masalah pengelolaan persampahan di tingkat komunitas untuk mengeksekusi bersama kendala internal kelembagaan maupun kendala yang hadir dari masyarakat Kelurahan Maliaro.

Kurangnya biaya operasional, sumber daya manusia yang sedikit, dan faktor lain seperti honor menjadi masalah Kelompok Satgas Operator. Menimbulkan permasalahan adanya komplain dari masyarakat tentang jadwal pengangkutan yang dirasa belum dapat melayani timbulan yang di kelurahan.

Permasalahan yang hadir dari kelompok pengelola sampah menemukan solusi dalam pelatihan ini, yakni dengan membuat kegiatan usaha pengelolaan sampah melalui kelompok atau komunitas yang ditujukan untuk memberdayakan ekonomi tiap anggota.

Pelatihan  yang melibatkan Pemerintah kota Ternate ini juga mengambil narasumber dari DLH yang diwakili oleh Syarif Tjan untuk membahas tentang model bisnis ekonomi sirkular, di mana peserta dijelaskan cara membuat rencana usaha (business plan) menggunakan metode Business Model Canvas (BMC).

Metode ini dijalankan dengan mengidentifikasi kategori-kategori penting yang perlu disiapkan saat merencanakan strategi bisnis dengan mengandalkan elemen-elemen visual, seperti target pasar, keunggulan SDM/SDA, alur pemasukan dan pengeluaran, dan lainnya.

“Ternyata banyak sekali peluang bisnis yang bisa kita lakukan,” kata Yuli, anggota Kelompok PKK RT/04. “Harapannya dengan bisa memaksimalkan kegiatan PKK yang berfokus pada pengelolaan sampah rumah tangga dan kebun pangan kita bisa meningkatkan manfaat ekonomi untuk para anggota.”

Melalui pelatihan ini, komunitas dan kelompok pengelola sampah di Kelurahan Maliaro diharapkan mampu membangun usaha dan memaksimalkan aktivitasnya untuk memberikan kesejahteraan bagi setiap anggotanya.

“Harapannya semoga setelah pelatihan ini komunitas penggerak di Kelurahan Maliaro yaitu Komunitas Lorong Eco Green, Kelompok PKK dan Kelompok Satgas bisa menemukan pandangan dan tujuan yang sama terhadap perkembangan aktivitas di kelompok masing masing. Pun saling menguatkan dan terus bersinergi melakukan kegiatan juga menghadapi tantangan pengelolaan di Kelurahan dengan baik ke depannya,” ujar Alya.

Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen DMC Dompet Dhuafa dan DLH Kota Ternate dalam mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Ternate. (DMC DD/ALY/ AFP)

LEAVE A REPLY