ZNEWS.ID JAKARTA – Suasana haru mewarnai Gedung Philanthropy di Jakarta Selatan saat Forum Pendongeng Nasional (FPN) secara resmi menyerahkan donasi kemanusiaan untuk Palestina sebesar Rp182.578.100 kepada Dompet Dhuafa, Senin (2/6/2025) sore.
Dana tersebut hasil penggalangan dari ribuan siswa, guru, dan komunitas peduli anak di seluruh Indonesia, yang tergabung dalam gerakan bertajuk #FPN4Palestine.
Penyerahan donasi dilakukan oleh tiga perwakilan FPN, yaitu Kak Ojan, Kak Yono, dan Kak Agus, kepada jajaran pengurus Dompet Dhuafa, di antaranya Ahmad Juwaini selaku Ketua Pengurus dan Etika Setiawanti sebagai Sekretaris Pengurus.
Momen ini tak hanya menjadi simbol penyerahan dana, tetapi juga wujud nyata solidaritas dan kepedulian yang muncul dari hati nurani banyak pihak.
Sebelumnya, kerja sama antara FPN dan Dompet Dhuafa dimulai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam acara “Pagelaran Cerita Indonesia-Palestina” pada 7 Mei 2025, di Sasana Budaya Rumah Kita, Dompet Dhuafa.
Acara tersebut tidak sekadar menjadi ajang hiburan, namun juga wadah menyuarakan kepedulian melalui dongeng, puisi, musik, dan teater.
Ahmad Fauzan, Ketua Umum FPN, menjelaskan bahwa aksi ini lahir dari rasa empati mendalam terhadap penderitaan anak-anak Palestina yang kehilangan masa kecil mereka akibat konflik.
Kak Ojan, salah satu pendongeng, menyampaikan betapa istimewanya donasi ini, meski secara nominal tidak besar jika dibandingkan dengan donasi perusahaan.
“Jika donasi ini berasal dari CSR perusahaan, ini adalah dana yang kecil,” ujar Kak Ojan dengan suara bergetar.
“Tapi, donasi ini dari 144 titik, ratusan pendongeng, 20 ribuan anak, dan guru-gurunya, ini bagi kami menjadi sesuatu yang besar. Terharu ketika kami hitung bukan uang pecahan 50-100 ribuan, tapi pecahan 5-10 ribuan,” ungkapnya.
Kisah mengharukan juga datang dari Kak Agus yang mewakili para guru. Ia menceritakan bahwa banyak siswa yang rutin menabung setiap bulan untuk bisa menyumbang bagi Palestina.
“Anak kami, mereka tiap hari menabung tiap bulan untuk bantu. Ini mengharukan. Dan kami FPN senang kerja sama dengan Dompet Dhuafa,” katanya, menunjukkan betapa semangat berbagi telah tertanam sejak dini pada generasi muda.
Ahmad Juwaini dari Dompet Dhuafa menyampaikan apresiasi dan rasa tanggung jawab atas amanah yang diberikan. Ia menilai, nilai donasi ini tak bisa diukur dari jumlahnya, tapi dari ketulusan dan semangat yang terkandung di dalamnya.
“Saya juga jadi belajar, kita membantu dengan yang kita miliki, keterampilan kita. Ini amanah yang sangat besar. Donasi ini bukan soal angka seratusan juta, tapi ini tak ternilai sebenarnya,” ucapnya.
Hal serupa diungkapkan Etika Setiawanti yang mengaku sangat tersentuh.
“Cukup terharu dengar yang disampaikan. Sampai hari ini semangat anak-anak masih tinggi membantu. Ini menguatkan kami Dompet Dhuafa untuk terus berupaya menyuarakan, menghimpun, dan membantu. Tentu ini menginspirasi dan menggerakkan bersama kepedulian untuk Palestina,” pungkasnya, menggarisbawahi dampak positif dari gerakan kemanusiaan ini.
Gerakan nasional #FPN4Palestine ini bukanlah yang pertama digagas oleh para pendongeng. Namun, aksi ini menjadi tonggak penting dalam sejarah kemanusiaan dari komunitas pendongeng Indonesia, yang melibatkan aksi nyata berupa kampanye, ajakan, pernyataan sikap, hingga kolaborasi dengan Dompet Dhuafa.
Donasi yang terkumpul menjadi bukti bahwa kekuatan seni dan ketulusan dapat menjadi jembatan harapan bagi anak-anak Palestina yang tengah berjuang menjalani hidup di tengah konflik.
Oleh: Dhika Prabowo



























