DMC Dompet Dhuafa turut memeriahkan Hari Bumi Sedunia di Komplek Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Nanggulan, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mulai Kamis (21/4/2022) hingga Jumat (22/4/2022). (Foto: DMC DD)

ZNEWS.ID KULON PROGO – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa turut memeriahkan Hari Bumi Sedunia di Komplek Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Nanggulan, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (21/4/2022) dan Jumat (22/4/2022).

Tahun ini, Hari Bumi Sedunia mengusung tema “Invest our Planet” dengan tagline “For Earth Day 2022 Together, for Everyone, Everything, Everyday”.

Acara yang dinamakan “Ramadan for Earth: Ramadan Seru, Bersama Merawat Bumi di Bulan yang Suci” merupakan inisiasi dari Kader Hijau Muhammadiyah (KHM) dalam meramaikan Hari Bumi Sedunia. Sekaligus, bentuk refleksi dalam menjaga dan melestarikan bumi agar tetap lestari, sejalan dengan semangat Islam rahmatan lil alamin.

DMC Dompet Dhuafa turut memeriahkan Hari Bumi Sedunia di Komplek Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Nanggulan, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mulai Kamis (21/4/2022) hingga Jumat (22/4/2022). (Foto: DMC DD)

“Kami terima kasih atas ajakan dari kawan-kawan Kader Hijau Muhammadiyah yang mengundang kami. Melalui acara ini juga kami ingin memperkenalkan bahwa DMC Dompet Dhuafa sudah memiliki unit fokus di kajian dan program isu lingkungan yang bernama Adaptasi Perubahan Iklim,” ungkap Haryo Mojopahit, Chief Executive DMC Dompet Dhuafa.

“Harapannya, melalui acara ini bisa menciptakan sinergi dan kolaborasi yang lebih apik dan mapan lagi dalam program-program lingkungan yang diusung oleh DMC Dompet Dhuafa,” imbuhnya.

DMC Dompet Dhuafa turut memeriahkan Hari Bumi Sedunia di Komplek Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Nanggulan, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mulai Kamis (21/4/2022) hingga Jumat (22/4/2022). (Foto: DMC DD)

Kegiatan hari pertama diisi kelas permakultur yang dipandu oleh Yayasan Beringin. Muatan teori dan praktik permakultur yang dibawakan antara lain pembuatan kompos dan pupuk, perlakuan terhadap hama, gulma, dan organisme penganggu tanaman (OPT).

Acara dlanjutkan dengan sesi berbagi bersama KHM dan Greenpeace. Membahas tentang peran dan potensi pemuda Islam dalam menjaga lingkungan serta beberapa langkah untuk melakukan program-progam terkait isu perubahan iklim.

LEAVE A REPLY