JAKARTA – Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) mencatat banjir perlahan surut di sejumlah wilayah, dan sisa 15 RT dan dua ruas jalan yang tergenang.
Sebelumnya banjir terjadi di 54 RT dan 23 ruas jalan Jakarta sejak Rabu (29/1) dini hari, dan kini perlahan surut. Namun, Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan mengatakan hingga Kamis pukul 09.00 WIB, tinggal 15 RT dan dua ruas jalan yang masih terendam banjir.
Adapun data wilayah yang masih terdampak diantaranya Jakarta Barat terdapat 11 RT yang terdiri dari Kelurahan Cengkareng Barat satu RT, Rawa Buaya dua RT, Pegadungan tiga RT dan Kelurahan Tegal Alur lima RT.
Jakarta Utara terdapat empat RT yang berada di Kelurahan Rorotan satu RT, dan Kelurahan Semper Barat tiga RT. Untuk air yang menggenangi kawasan tersebut dengan ketinggian 30 sampai dengan 55 sentimeter (cm).
Sementara untuk dua ruas jalan yang masih tergenang yaitu jalan Kelapa Hybrida Raya, Kelurahan Pegangsaan Dua, ketinggian 20 cm dan Jalan Pegangsaan Dua (Green Hill), Kelurahan Pegangsaan Dua, ketinggian 10 cm.
Banjir yang melanda sebagian wilayah diakibatkan hujan ekstrem dan sangat lebat yang membuat saluran air tidak mampu menampung air yang masuk.
“Saluran air yang ada melebihi kapasitas daya tampung sehingga meluap mengakibatkan genangan (banjir),” kata Yohan.


























