
ZNEWS.ID BOGOR – Lembaga Pengembangan Insani Dompet Dhuafa (LPI DD) melalui Beasiswa Aktivis Nusantara (Bakti Nusa) menggelar National Mission 2022 bertema “Battlefield of Dream”. Kegiatan dilaksanakan di Lingkung Gunung, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (10/12/2022).
National Mission merupakan kegiatan pengukuhan alumni Bakti Nusa yang telah menyelesaikan pembinaannya. Sebanyak 47 calon alumni Bakti Nusa dari 12 kampus di Indonesia (USU, Unand, Unsri, UI, IPB, ITB, Unpad, UNS, UGM, ITS, Unair, UB) memperoleh pembekalan dari Mulyadi Saputra, Kepala LPI Dompet Dhuafa dan Ahmad Shonhaji, Direkur Dakwah, Budaya, dan Pelayanan Masyarakat Dompet Dhuafa.
Bakti Nusa mengajak para peserta memiliki semangat kemanusiaan yang terwujudkan dalam setiap program lembaga filantropi Islam. Kegiatan National Mission bertujuan mencetak pemuda-pemudi menjadi pemimpin yang sigap dan peka terhadap isu-isu kemanusiaan.

“Bakti Nusa adalah rumah tumbuh bagi para penerima manfaat dan alumninya oleh karena itulah momen National Mission saya yakini bisa menguatkan value kepemimpinan Bakti Nusa dan menguatkan solidaritas di antara para penerima manfaat dan alumninya,” ujar Mulyadi Saputra, Kepala LPI DompetDhuafa.
Mulyadi berharap, setelah National Mission para alumni terus tumbuh kepekaan sosialnya, menguatkan kepemimpinannya, dan menguatkan Kolaborasinya agar idealisme tetap kokoh menopang diri untuk terus berkhidmat kepada masyarakat.
“Ingat misi kita bukan hanya Indonesia tapi dunia. Maka, luaskan misi dan luaskan mimpi agar langkah menjadi pemimpin dapat terus terpatri,” ujarnya.

Ahmad Shonhaji turut mengungkapkan harapannya kepada alumni Bakti Nusa 11, ia berujar jika saat ini Indonesia sedang dilanda krisis kepemimpinan, krisis value, dan krisis karakter. Sebab itulah, ia berharap alumni Bakti Nusa 11 dapat melakukan perubahan untuk Indonesia lebih baik.
“Jaga nilai-nilai kebaikan, menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah. Pemimpin yang bekarakter bukanlah sesuatu yang datang tiba-tiba; ia harus dibentuk dan perlu dilatih, harapannya nilai-nilai Bakti Nusa dapat dikembangkan di medan perjuangan di masyarakat nantinya. Nilai-nilai kebaikan tidak boleh hilang dan lepas,” tegasnya. (LPI DD/AR)





























