Ilustrasi berbakti kepada orang tua. (Foto: goodnewsfromindonesia.org)

ZNEWS.ID JAKARTA – Kedua orang tua adalah manusia yang paling berjasa. Tanpa mereka, kita tidak mungkin lahir. Tanpa pengorbanan mereka, kita tidak dapat eksis dan tumbuh secara wajar dan baik.

Perhatian dan dana, mereka berikan dan korbankan tanpa batas. “Kasih orang tua sepanjang jalan”, begitu kata pepatah. Bahkan, seringkali mereka siap menderita dan bersusah payah berkepanjangan demi kesahatan, kebahagiaan, dan keselamatan anak.

Ayah demikian besar jasanya. Ia rela membanting tulang dan memeras keringat untuk mencari nafkah yang halal dan cukup demi memenuhi kebutuhan anak dan keluarga.

Terkadang, ia harus mengurangi waktu tidur dan istirahatnya demi anak dan keluarga. Ia rela bersusah payah berkepanjangan demi anak. Ia rela melepaskan kenikmatannya demi anak, generasi mendatang penyambung hidupnya.

Pengorbanan ibu jauh lebih besar lagi ketimbang ayah. Selama sembilan bulan kita dalam kandungannya. Makin hari kandungan yang dibawanya semakin berat. Telungkup tak bisa, berbaring salah, terlentangpun sakit dan sesak.

Semakin hari, beban dalam kandungannya semakin memberat. Di kala anak akan lahir, ibu mempertaruhkan nyawanya. Setelah itu, kita senantiasa dalam perhatian total sang ibu. Dekapan yang hangat, air susu yang mengalir tiada henti, dan perhatian yang begitu besar senantiasa dilimpahkan kepada kita.

Ia rawat dan pelihara kita dengan penuh kesabaran dan kehangatan. Bahkan, ia siap bangun malam, menahan rasa kantuknya yang begitu berat demi anak. Ia korbankan waktu, perhatian, pikiran, dana, dan lain-lainnya demi kesejahteraan anak.

LEAVE A REPLY