
JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan kemunculan tiga bibit siklon yaitu 90S, 99S, dan 96P yang dapat berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem di wilayah Indonesia.
“Dampak dari ketiga bibit siklon ini yang perlu kita waspadai bahkan siagakan, terutama bibit siklon 90P yang memicu curah hujan yang sangat deras hingga ekstrem,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam jumpa pers virtual terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Indonesia yang dipantau melalui laman YouTube Info BMKG, di Jakarta, Sabtu malam.
Ia menjelaskan, bibit siklon tropis 90S muncul di wilayah selatan Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat, bibit siklon 99S muncul di selatan Banten, sedangkan bibit siklon 96P muncul di Teluk Carpentaria di Australia atau di selatan wilayah Papua.
Kemunculan bibit siklon itu, kata dia, merupakan kondisi terbaru potensi cuaca ekstrem di wilayah Indonesia.
Sebelumnya, terdapat beberapa fenomena yang berdampak pada cuaca ekstrem seperti pengaruh monsun atau angin dari Benua Asia dengan intensitas yang menguat bersamaan dengan La Nina yang lemah.
Selain itu, masih ada pengaruh Madden Julian Oscillation (MJO) yang semakin bergerak ke arah Indonesia bagian tengah dan juga pengaruh seruakan udara dingin dari dataran tinggi Siberia, labilitas atmosfer secara lokal, serta masih ada pengaruh gelombang ekuator Rossby dan Kelvin.
Dwikorita menjelaskan, kemunculan bibit siklon ini patut diwaspadai terutama di wilayah Pulau Papua seperti Provinsi Papua, Papua Pegunungan, Papua Selatan, hingga Papua Barat Daya, dan Papua Barat, yang berpeluang dilanda curah hujan yang ekstrem.
Selain itu, masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur terutama di wilayah Kupang dan sekitarnya serta Nusa Tenggara Barat juga perlu mewaspadai intensitas hujan yang diprediksi akan semakin meningkat.
Kemudian, sebagian wilayah di Pulau Jawa seperti Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, juga diprediksi mendapat pengaruh tidak langsung. Wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Jawa Barat, dan Jambi juga dapat mengalami peningkatan curah hujan.




























