
Perubahan hormonal yang terjadi selama menopause, misalnya, dapat menyebabkan keringat berlebihan yang dapat membuat bau tubuh lebih mencolok.
Kondisi medis yang lebih umum terjadi seiring bertambahnya usia, seperti diabetes, asam urat, penyakit hati, atau penyakit ginjal, juga dapat mempengaruhi perubahan dalam indera penciuman seseorang, menurut Klinik Cleveland.
Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengurangi bau tubuh yang terkait dengan usia.
1. Mandi secara Teratur
Bau tubuh yang tidak diinginkan sering kali terjadi ketika keringat, yang pada awalnya tidak memiliki bau, bercampur dengan bakteri yang ada di permukaan kulit. Untuk mencegah bau tidak sedap saat tubuh berkeringat, penting untuk mandi secara teratur.
Mandi yang teratur dapat membantu mencegah penumpukan bakteri pada kulit, sehingga mengurangi kemungkinan timbulnya bau yang tidak diinginkan.
2. Gunakan Antiperspiran
Antiperspiran berfungsi dengan cara sementara menghambat kelenjar keringat pada tubuh untuk mencegah keluarnya keringat. Hal ini bertujuan agar keringat tidak bercampur dengan bakteri dan menyebabkan bau tidak sedap.
Antiperspiran memiliki perbedaan dengan deodoran, yang hanya berfungsi untuk menutupi bau tanpa menghentikan produksi keringat.
3. Perhatikan Jenis Makanan
Makanan seperti bawang bombay, bawang putih, kol, brokoli, kembang kol, daging merah, alkohol, dan makanan yang banyak bumbu memiliki potensi untuk membuat bau keringat menjadi lebih tidak sedap.





























