Ilustrasi AO Farmers Terobosan Cerdas Perbankan untuk Sektor Pertanian. (Foto: Dok. BRI)

Sebagai guru, AO Farmers dituntut untuk dapat mengembangkan proses pembelajaran, pemberdayaan, dan pemartabatan kepada calon penerima manfaat dari kredit yang diberikan secara lebih terukur.

AO Farmers bukan hanya mampu memberi kredit, namun juga mampu mengamankan kredit yang diberikan. Di sinilah kepiawaian AO Farmers diperlukan.

Dengan kapasitas dan kompetensinya, AO Farmers menjadi sangat tertantang untuk meningkatkan ekspansi kreditnya kepada masyarakat, tapi tetap dengan menjaga dan memelihara asas prudensial perbankan itu sendiri.

Selain berperan sebagai sosok “yang digugu dan ditiru” (guru), AO Farmers juga diharapkan dapat berkiprah sebagai sosok pemberi pencerahan bagi kehidupan para nasabahnya.

AO Farmers betul-betul mesti dapat menjadi “pencerah” kehidupan baru bagi calon dan para nasabahnya. Dalam kalimat lain, AO Farmers seyogianya tampil menjadi penggerak utama dalam melahirkan dunia perbankan yang lebih berkualitas.

Istilah AO Farmers bukan berarti hanya bicara soal petani. Farmers di sini mengandung makna yang lebih luas.

Sebagian calon nasabah, dan nasabah yang telah menerima kucuran kredit, terlebih misalnya KUR, tentu memiliki usaha yang beraneka macam.

Sebagian besar bergerak di usaha perdagangan, industri rumah tangga, kuliner, toko kelontong, pertanian rakyat seperti peternakan, perkebunan, perikanan, dan lain sebagainya.

LEAVE A REPLY