RIAU – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mengatakan kepulangan PMI menambah deretan kasus baru COVID-19 usai Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 di daerahnya.

“Namun, yang tertular bukan masyarakat kita, melainkan para PMI yang pulang ke Tanah Air dan melalui jalur yang ada di Kepri, baik Batam, Tanjungpinang maupun Karimun,” kata Gubernur Ansar di Tanjungpinang, Kamis.

Berdasarkan data BPNB, kata dia, kasus COVID-19 di Kepri berawal dari dua kasus naik menjadi 93 kasus, kemudian bertambah lagi menjadi 140 kasus dan terakhir sampai 168 kasus.

Hal ini membuat kasus COVID-19 di Kepri menjadi tertinggi ke-2 di Indonesia, berada di bawah DKI Jakarta yang mencapai 526 kasus.

“Seharusnya hal seperti ini tidak terjadi lagi. Kita sudah minta Kementerian Kesehatan memisahkan antara data masyarakat Kepri dan PMI yang tertular COVID-19,” ujarnya.

Sementara menurutnya sejauh ini dari segi capaian vaksinasi, Kepri termasuk yang terbaik di Indonesia. Begitu juga dengan tingkat kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu, hasil survei serologi menunjukkan tingkat titer antobodi masyarakat setempat mencapai 89,6 persen.

 

LEAVE A REPLY