Ilustrasi. (Foto: Pinterest)

Di sinilah aku bisa menemukan arti mimpi. Gagal masuk SMA negeri waktu itu, tidak menyurutkan niatku untuk mengapai mimpi.

Di SMA yang biasa saja tapi aku gak mau jadi orang biasa-biasa. Kerja keras untuk dapat nilai bagus agar bisa kuliah. Bukan hal yang mudah bagiku, sekolah sambil kerja. Aku selalu yakin pasti bisa.

Semua ku jalani dengan ikhlas dan sabar. Dan, alhamdulillah, perjuangan itu tidak sia-sia.

Mungkin dahulu mimpi itu aku anggap hal yang besar. Setelah saat ini aku tahu jawabannya, tidak ada mimpi yang besar, hanya saja keyakinan kita yang terbatas.

Dulu, aku ingin kuliah agar bisa masuk di perusahaan ternama. Tapi, aku naikkan cita-cita itu, bagaimana ketika kuliah aku bisa menjadi orang sukses.

Alhamdulilalah, berkat mimpi itu semua, aku bisa seperti ini. Aku bisa merasakan apa yang pernah aku tulis, aku centang karena sudah aku penuhi.

Aku mau saranin buat kalian kalau mau bermimpi, bermimpilah menjadi seperti aku orang yang beruntung. Dengan kemampuan yang ala kadarnya bisa tergabung dalam lingkaran kebaikan beasiswa Dompet Dhuafa Pendidikan. (etos-id.net)

LEAVE A REPLY