Presiden Amerika Serikat Donald Trump melepas masker saat ia berdiri di Balkon Truman di Gedung Putih setelah kembali dari rumah sakit di Walter Reed Medical Center untuk perawatan penyakit virus corona (COVID-19), di Washington, Amerika Serikat, Senin (5/10/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Erin Scott/foc/cfo

ZNEWS.ID WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada masa awal pandemi virus corona mengaku kepada seorang jurnalis bahwa ia meremehkan krisis kesehatan meskipun punya bukti bahwa virus itu berbahaya, menurut sebuah buku baru.

“Saya ingin selalu menganggapnya kecil,” kata Trump kepada penulis Bob Woodward pada 19 Maret, beberapa hari setelah dia menyatakan keadaan darurat nasional.

“Saya masih suka menganggapnya kecil, karena saya tidak ingin membuat kepanikan,” ujar Trump.

CNN pada Rabu (9/9) menyiarkan wawancara Woodward dengan Trump menyangkut buku barunya, “Rage.”

Buku itu akan mulai dijual Selasa depan (15/9), hanya beberapa minggu sebelum pemilihan presiden 3 November, dan muncul di tengah kritik terhadap upaya Trump dalam memerangi COVID-19.

Presiden asal Partai Republik itu sedang diserang oleh saingannya dari Partai Demokrat, Joe Biden, atas tanggapan pemerintah AS yang lambat terhadap virus corona.

Trump meremehkan krisis selama berbulan-bulan saat wabah berlangsung dan menyebar ke seluruh negeri.

LEAVE A REPLY