JEPANG – Pemerintah Jepang mengumumkan pada Rabu (3/1) bahwa 62 orang dipastikan tewas dan lebih dari 300 orang terluka, 20 di antaranya terluka parah, akibat gempa pada Senin

Jumlah korban diperkirakan akan bertambah seiring tim penyelamat berjuang melawan gempa susulan dan cuaca buruk untuk menyisir puing-puing reruntuhan.

Dilansir Assosiated Press, pemerintah setempat juga mengatakan lebih dari 31.800 orang berada di tempat penampungan, dan laporan media Jepang menyebutkan puluhan ribu rumah hancur.

Sebagai informasi, gempa berkekuatan 7,5 skala Richter pada hari Senin yang mengguncang prefektur Ishikawa di pulau utama Honshu memicu gelombang tsunami setinggi lebih dari satu meter, memicu kebakaran besar dan menghancurkan jalan-jalan.

Semenanjung Noto di prefektur ini terkena dampak paling parah, dengan beberapa ratus bangunan hancur akibat kebakaran dan rumah-rumah rata dengan tanah di beberapa kota, termasuk Wajima dan Suzu.

 

LEAVE A REPLY