Dompet Dhuafa bersama lembaga lainnya yang tergabung dalam konsorsium Indonesian Humanitarian Alliances (IHA), menandatangani Perjanjian Kerja Sama Bilateral (Letter of Agreement/LoA) dengan Egyptian Red Crescent (ERC)—sebagai lembaga resmi yang ditunjuk oleh pemerintah Mesir dalam mengoordinir bantuan kemanusiaan ke Gaza—dalam penanganan mobilisasi bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia untuk Palestina di Nasr City, Kairo, Rabu (6/12/2023). (Foto: Dompet Dhuafa)

ZNEWS.ID KAIRO – Dompet Dhuafa bersama lembaga lainnya yang tergabung dalam konsorsium Indonesian Humanitarian Alliances (IHA), menandatangani Perjanjian Kerja Sama Bilateral (Letter of Agreement/LoA) dengan Egyptian Red Crescent (ERC)—sebagai lembaga resmi yang ditunjuk oleh pemerintah Mesir dalam mengoordinir bantuan kemanusiaan ke Gaza—dalam penanganan mobilisasi bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia untuk Palestina.

Untuk memastikan respons tanggap darurat bencana kemanusiaan di Gaza sesuai dengan standar kemanusiaan internasional, penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan pada Rabu (6/12/2023) di Nasr City, Kairo. Dihadiri oleh President ERC, Yang Terhormat DR Ramy Elnazer, Delegasi IHA yang dipimpin oleh Arif Rahmadi dan Kholaf Hibatullah bersama perwakilan anggota lembaga konsorsium.

“Terima kasih kepada semua NGO yang tergabung dalam Indonesian Humanitarian Alliances yang telah mempercayakan ERC dalam membantu penanganan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Gaza dalam konflik kemanusiaan di Palestina,” ucap DR Ramy dalam sambutannya.

Meningkatnya ketegangan militer di kawasan Gaza dan Tepi Barat terus membangun ketakutan dan kekhawatiran bagi masyarakat. Bulan-bulanan bombardir Israel yang tanpa pandang bulu terhadap fasilitas umum dan perumahan sipil rakyat Palestina seakan menutup mata dan telinga para pemimpin dunia yang tanpa rasa iba dan peduli atas hilangnya jiwa-jiwa tak berdosa.

Dompet Dhuafa bersama lembaga lainnya yang tergabung dalam konsorsium Indonesian Humanitarian Alliances (IHA), menandatangani Perjanjian Kerja Sama Bilateral (Letter of Agreement/LoA) dengan Egyptian Red Crescent (ERC)—sebagai lembaga resmi yang ditunjuk oleh pemerintah Mesir dalam mengoordinir bantuan kemanusiaan ke Gaza—dalam penanganan mobilisasi bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia untuk Palestina di Nasr City, Kairo, Rabu (6/12/2023). (Foto: Dompet Dhuafa)

Mengutip Al Jazeera, US Census Bureau, Palestinian Ministry of Health dan UNRWA, sejak ketegangan terjadi pada 7 Oktober 2023 hingga hari ini tercatat lebih dari 16.250 jiwa meninggal dunia di antaranya 7.112 anak-anak, lebih dari 280.000 rumah hancur, 20 rumah sakit berhenti operasional, dan lebih dari 1.900.000 orang mengungsi.

Arif Rahmadi selaku Ketua Delegasi Tim Kemanusiaan Dompet Dhuafa-IHA dalam kesempatan pertemuan tersebut mengatakan bahwa Dompet Dhuafa bersama IHA berkomitmen menyalurkan bantuan sebesar 500.000 USD untuk membantu rakyat Palestina dalam menghadapi kesulitan akibat peperangan yang tak kunjung usai.

“Kami selalu berdoa agar segera tercapai kata sepakat terjadinya inisiasi gencatan senjata secara permanen. Seluruh anggota IHA akan selalu komitmen untuk mendukung dan membantu perjuangan masyarakat Palestina,” tuturnya.

Oleh: DMulyadi

LEAVE A REPLY