Ilustrasi. (Ist)

ZNEWS.ID JAKARTA – Ketika disebut nama Ibunda Hajar, tentu kita juga teringat dengan nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Dari tiga tokoh besar ini lahirlah sejarah dan kisah penuh hikmah yang sangat menggugah, menggetarkan jiwa, membuat mata kita berkaca-kaca dan menumbuhkan semangat kita untuk menjadi ayah yang baik, istri yang baik, dan anak yang baik.

Hajar, seorang istri yang  memiliki kesabaran super ekstrim. Kesabaran itu dirasakan di awal-awal beliau dikaruniai seorang anak.

Karena kecemburuan Sayyidatuna Sarah, Ibrahim AS menempatkan anaknya Ismail yang masih bayi dan Sayyidatuna Hajar ke suatu tempat yang sangat sunyi dan kering, yang sekarang kita kenal dengan Al-Bait Al-Haram. Ya, Allah memerintahkan Ibrahim agar menempatkan anak dan istrinya di tempat itu.

Ketika Nabi Ibrahim melangkah untuk pergi meninggalkan istri dan anaknya Ismail yang masih bayi, istrinya Hajar memegangi baju sang suami seraya berkata: “Kemanakah engkau akan pergi dan meninggalkan kami di tempat yang tidak bisa mencukupi kami.”  Ibrahim tidak menjawabnya.

Ketika pertanyaan berulang yang tidak dijawabnya itu, Hajar berkata: “Wahai Ibrahim, apakah Allah memerintahkanmu melakukan hal ini?” Ibrahim lalu berkata: ”Benar!”

Hajar kembali berkata:”Jika demikian, Allah tidak akan menyianyiakan kami.” (Al-Bidayah Wa An-Nihayah, Ibn Katsir)

Istri manakah yang sesabar beliau? Ratusan ribu kilometer telah ditempuh untuk pergi ke tempat itu! Naik pesawatkah? Bawa bayi pula.

LEAVE A REPLY