
Koordinator Bina Santri Lapas (BSL) LPM Dompet Dhuafa, Ahmad Fitroh, menyampaikan bahwa ujian lisan dan tulis ini merupakan rangkaian kegiatan program Pendidikan Kader Dai (PKD) yang telah dimulai dari Februari.
Dan, lanjutnya, sebagai bahan evaluasi juga tolok ukur keberhasilan dan pencapaian materi yang diserap dan dipahami oleh peserta didik.
“Alhamdulillah, dengan melibatkan narasumber yang kompeten di bidang keilmuannya, tahapan pembekalan, pembinaan dan pendalaman materi program Pendidikan Kader Dai batch II selama 6 bulan sudah selesai,” kata Ahmad.
Dia meneruskan, untuk mengetahui pencapaian tersebut, LPM Dompet Dhuafa mengadakan kegiatan ujian baik lisan maupun tulis sebagai rangkaian yang harus dilalui sebelum mereka di wisuda.
“Kami berharap semua peserta dinyatakan lulus dan ilmu yang didapatkan bermanfaat. Kami juga haturkan terima kasih atas dukungan dan pendampingannya dari pihak Lapas sehingga kegiatan PKD ini dapat terlaksana dengan baik,” tutur Ahmad.
Halim Susanto, salah satu peserta, mengungkapkan rasa syukurnya atas ilmu yang didapat selama mengikuti PKD hingga dihadapkan pada ujian lisan dan tulis seperti hari ini.
“Bagi saya, ilmu yang saya dapat begitu berharga. Bisa berjumpa dengan orang-orang hebat itu suatu kebanggaan besar dalam hidup. Alhamdulillah, hari ini proses terakhir yaitu ujian, mudah-mudahan saya bisa lulus sampai diwisuda,” ungkap Halim. *





























