Ilustrasi: Dompet Dhuafa Jateng bersama Laris Kartasura menyelenggarakan kegiatan Santunan dan Belanja Bersama Anak Yatim Piatu di Laris Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (16/11/2021). (Foto: DD Jateng)

ZNEWS.ID JAKARTA – Anak yatim adalah salah satu yang sangat dicintai dan dilindungi oleh Rasulullah SAW dalam hidupnya. Mereka adalah anak-anak yang hidup dengan orang tua yang tidak lengkap, kehilangan ayahnya, dan membutuhkan banyak sekali bantuan untuk tetap hidup layak.

Walaupun kondisi yang mungkin serba kurang, anak yatim harus memiliki masa depan yang cerah. Untuk itu, menyantuni anak yatim memiliki keutamaan tersendiri dalam Islam.

Sebagai umat Islam, kita diperintahkan oleh Allah untuk membantu sesama dan berbagi kepada yang membutuhkan. Anak yatim adalah salah satu yang bisa kita santuni agar kehidupannya lebih baik lagi.

Dalam hadis juga disampaikan, “Dengan menyantuni dan memelihara anak yatim, maka akan banyak kelimpahan berkah yang ada pada rumah tersebut tidak peduli seberapa bagus atau jelek rumah tersebut. Sebaik-baik rumah di kalangan kaum muslimin adalah rumah yang terdapat anak yatim yang diperlakukan dengan baik. Dan sejelek-jelek rumah di kalangan kaum muslimin adalah rumah yang terdapat anak yatim dan dia diperlakukan dengan buruk.” (HR Ibnu Majah)

Dengan keutamaan anak yatim yang luar biasa, menyantuninya menambah tabungan pahala kita. Namun, perlu diketahui cara menyantuni anak yatim yang benar agar apa yang kita lakukan juga bisa bermanfaat lebih untuk mereka. Berikut ini adalah cara menyantuni anak yatim yang bisa Anda lakukan.

1. Memeliharanya di dalam Rumah dan Keluarga

Seperti yang disampaikan dalam hadis di atas bahwa sebaik-baik rumah adalah mereka yang memelihara anak yatim, walaupun rumah tersebut buruk secara fisik atau penampakan.

Menyantuni anak yatim dengan membawanya ke rumah, menjadikan keluarga, mendorong kita juga untuk mendidik, mencukup kebutuhan, dan memberikan penguatan keimanan untuk mereka.

Tentu ini menjadi pahala yang besar karena kita menjadi penjamin kehidupan dan masa depan anak yatim di kemudian hari. Dengan cara ini, kita juga meringankan beban keluarga dari anak yatim yang tidak mampu. Kita memberikan kehidupan, kasih sayang, dan membuat mereka telrindungi dari segala kejahatan yang mencurangi anak yatim.

2. Memenuhi Kebutuhan Pokoknya

Memenuhi kebutuhan pokok adalah salah satu cara menyantuni anak yatim. Kebutuhan pokok yang dimaksud di sini adalah segala kebutuhan dasar seperti makanan, minuman, dan tempat tinggal.

Jika tidak terpenuhi, tentu anak yatim tidak akan bisa bertahan hidup, atau memiliki kualitas hidup yang kurang baik. Padahal, kualitas makanan, minuman, dan tempat tinggal, akan mempengaruhi kesehatan, tumbuh kembang, dan kehidupan masa depannya nanti.

LEAVE A REPLY