JAKARTA, ZNEWS.id – Tim SAR gabungan akan melakukan evaluasi operasi pencarian korban bencana tanah longsor di Kampung Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada hari ketujuh pencarian.

Hingga Rabu (28/1) pagi, sebanyak 32 korban masih belum ditemukan.
Direktur Operasi Basarnas Bramantyo mengatakan pencarian hari ini difokuskan pada tiga sektor utama, yakni A1, A2, dan B3, serta sektor tambahan A3 yang berada di wilayah lebih tinggi dekat kaki Gunung Burangrang.

“Kita sudah membagi tim setelah apel. Sejak dini hari juga ada tambahan empat alat berat sehingga total kini menjadi 17 unit,” kata Bramantyo di Bandung Barat, Rabu.

Ia menuturkan kondisi cuaca masih menjadi kendala dalam proses pencarian. Kabut tebal dan hujan yang mengguyur kawasan Pasirlangu sejak Selasa (27/1) malam membuat pergerakan tim di lapangan harus menyesuaikan situasi.

Hingga Rabu pagi, jumlah korban yang belum ditemukan tercatat 32 orang. Sebelumnya, sebanyak 48 kantong jenazah korban longsor telah berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat untuk proses identifikasi.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan tim SAR gabungan juga mendapat dukungan kesehatan berupa vaksinasi dan pemberian vitamin dari Kementerian Kesehatan serta Dinas Kesehatan setempat guna menjaga kondisi personel pencari.

“Kami mendapat bantuan vaksin dan vitamin untuk menjaga kondisi tim pencari. Ini sangat berarti mengingat risiko di lapangan,” ujarnya.

Selain itu, tenaga medis disiagakan di setiap sektor pencarian untuk mengantisipasi kondisi darurat terhadap personel yang bertugas.
“Di setiap lokasi ada tim dokter sehingga bila terjadi sesuatu bisa langsung ditangani,” katanya.

Terkait durasi operasi, Ade menyebut pemerintah daerah mengusulkan pencarian dilakukan selama 14 hari. Namun, sesuai ketentuan, evaluasi akan dilakukan pada hari ketujuh untuk menentukan apakah operasi perlu diperpanjang.

“Kami mengikuti ketentuan tersebut. Nanti akan dievaluasi apakah perlu perpanjangan atau tidak, tergantung hasil pencarian,” ujarnya.

LEAVE A REPLY