RS Mata Achmad Wardi BWI-DD menggelar Workshop Basic Eye Exam mengenai deteksi dini penyakit mata Retinda dan Glaukoma, di Aula Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Banten, Kamis (8/4/2021). (Foto: rsmataachmadwardi.com)

ZNEWS.ID CILEGON – RS Mata Achmad Wardi BWI-DD menggelar Workshop Basic Eye Exam mengenai deteksi dini penyakit mata Retinda dan Glaukoma, di Aula Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Banten, Kamis (8/4/2021). Kegiatan ini diadakan untuk mewaspadai kebutaan yang ada di wilayah Kota Cilegon.

Workshop Basic Eye Exam dihadiri sebanyak 26 peserta yang terdiri dari seluruh Puskesmas yang ada di Kota Cilegon.

Gangguan retina, glaukoma, katarak, dan gangguan mata lainya, sering disebut sebagai gangguan mata pencaharian. Karena, penyakit ini dapat menimbulkan kebutaan secara permanen. Bahkan, tidak bisa disembuhkan.

RS Mata Achmad Wardi BWI-DD menggelar Workshop Basic Eye Exam mengenai deteksi dini penyakit mata Retinda dan Glaukoma, di Aula Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Banten, Kamis (8/4/2021). (Foto: rsmataachmadwardi.com)

Oleh karena itu, penyakit mata seperti retina, glaukoma, dan katarak perlu ditangani segera dan diperiksakan secara rutin sejak dini.

“Waspada dan mendeteksi dini penyakit mata atau gangguan mata sangat perlu kita sadari. Sebab, penyakit retina dan glaukoma sangat sulit disembuhkan jika tidak ada penanganan langsung oleh medis,” ujar Direktur Utama RS Mata Ahmad Wardi, dr Moh Badrus Sholeh MKes.

Oleh sebab itu, kata Badrus, workshop ini diadakan untuk memberikan wawasan dan edukasi pada Nakes di Kota Cilegon.  Ia juga menambahkan, di RS Mata Achmad Wardi peralatannya lengkap dan canggih.

“Kita sudah memiliki tujuh dokter spesialis mata dan dua dokter spesialis khusus untuk retina dan glaukoma. Leralatan untuk retina dan glaukoma kami juga sudah sangat lengkap dan modern. Jadi, untuk masyarakat Cilegon, tidak perlu jauh-jauh lagi ke Jakarta dan Bandung untuk menghemat biaya. Kami di sini juga melayani pasien asuransi, seperti Admedika, OWLEXA, Mandiri InHealth, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan,” jelas Badrus.

LEAVE A REPLY