Ilustrasi. (Foto: ikidane-nippon.com)

ZNEWS.ID JAKARTA – Di tengah pandemi Covid-19, pemerintah menganjurkan untuk mengenakan masker saat berada di luar rumah. Namun, pemakaian masker dalam jangka panjang bisa menimbulkan masalah kulit pada wajah.

Menurut penelitian terbaru dalam Journal of Wound Care dari University of Huddersfield di Inggris, masker bedah atau medis dapat menyebabkan peradangan dan bahkan kondisi yang dapat menyebabkan rasa sakit dan infeksi.

Hal itu karena, sifat oklusif masker membuat napas terperangkap, dan menciptakan lingkungan yang lembap untuk kulit kamu.

“Para pemakainya berkeringat. Ini menyebabkan gesekan, menyebabkan tekanan pada hidung dan pipi, serta dapat menyebabkan infeksi,” kata Profesor Karen Ousey, salah satu penulis studi, dilansir dari laman Real Simple, Minggu (12/4/2020).

Jadi, apa yang harus dilakukan jika mengalami iritasi? Jika memungkinkan, Ousey menyarankan agar tekanan masker diredakan setiap dua jam. Dan, jika kamu merasa masker tergesek, segera lepaskan saat di rumah.

Ousey mengatakan, merawat kulit bisa mengurangi kemungkinan berkembangnya luka akibat tekanan. Pertama dan terutama, penting untuk menjaga masker dan wajah kamu agar tetap bersih.

“Sebelum memakai masker, gunakan pembersih wajah yang tidak mengandung topikal yang berpotensi mengiritasi seperti asam dan retinoid, karena ini dapat lebih mengiritasi kulit,” kata Deanne Mraz Robinson, MD, FAAD, dokter kulit bersertifikat di Westport, Conn, Amerika Serikat.

Ini akan membantu menghilangkan kelebihan minyak dan sel-sel mati dari permukaan kulit, mencegah pori-pori tersumbat dan potensi jerawat yang meradang.

Langkah selanjutnya, lembapkan kulit. Ahli dermatologi di Amerika Serikat, Purvisha Patel, MD, merekomendasikan pelembap berbahan dasar ceramide pada area di mana masker akan bersentuhan setidaknya 30 menit sebelum memakainya.

Menurut dia, ini akan menciptakan pelindung antara masker dan wajah, sehingga mengurangi gesekan.

“Pada akhirnya, hal terpenting adalah kamu tidak melepas, menyentuh masker. Semua masalah kulit bisa dipecahkan dan bisa diatasi,” tutur Patel. (ant)

LEAVE A REPLY