ZNEWS.ID, WAMENA – Kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua, pada Senin 23 September 2019 lalu, sekitar pukul 09.00 WIT, mengakibatkan sejumlah bangunan seperti rumah dinas, ruko, dan kantor bupati dibakar massa. Sebanyak 30 orang tewas.

Hal ini diungkapkan Gubernur Papua Lukas Enembe. Lukas pun menyampaikan rasa dukacita kepada keluarga korban. Ia mengatakan, aksi anarkis itu terjadi tiba-tiba, tanpa diketahui pemerintah.

Dampak kerusuhan di Wamena menyebabkan warga luar Papua minta dievakuasi. Sekitar ratusan warga asal luar Papua atau pendatang, dievakuasi ke luar oleh TNI dari Wamena. Sementara, sebagian pengungsi di Jayapura sudah ada yang pulang ke daerah asalnya. Kerusuhan disinyalir karena dipicu oleh hoaks bernada rasis.

Merespons aksi tersebut, Dompet Dhuafa melalui tim DMC Dompet Dhuafa sigap memberikan bantuan kepada para pengungsi di Wamena. Berikut beberapa respons yang telah dilakukan Dompet Dhuafa.

Penyerahan banguan logistik dan perlengkapan kebersihan diri (hygiene kit) di pos pengungsian Ikatan Keluarga Minang (IKM). (Foto: DMC DD)

28 September 2019
– Asesmen kebutuhan di lapangan
– Kordinasi perizinan dengan penanggung jawab lapangan.
– Pemberian bantuan berupa selimut, bantal, dan alas kaki.

29 September 2019
– Asesment kebutuhan di lapangan baik di Rindam maupun posko minang.
– Kordinasi perizinan dengan penanggung jawab lapangan di Rindam dan posko minang.
– Pembuatan Pos Hangat.
– Membantu sortir pakaian layak pakai.
– Pelaksanaan Taman Ceria bersama teman komunitas FKJ kegiatan nyanyi bareng (belum kondusif karena pengungsi baru datang dan sedang dilakukan pendataan).

30 September 2019
– Mendirikan Taman Ceria dan set up pojok charger di pos pengungsian Rindam XVII/Cendrawasih Jayapura. Taman Ceria merupakan sarana untuk pendampingan psikososial bagi para penyintas mulai dari anak-anak hingga dewasa.
– Melanjutkan layanan pos hangat di pos pengungsian Rindam XVII/Cendrawasih.
– Distribusi bantuan berupa pakaian dalam dewasa laki-laki dan perempuan, pakaian anak-anak, pakaian dewasa, dan kerudung di pos pengungsian Ikatan Keluarga Minang (IKM) titipan DD Singgalang.

1 September 2019
– Melanjutkan layanan Pos Hangat, pojok charger, dan Taman Ceria di pos pengungsian Rindam XVII/Cendrawasih.
– Distribusi bantuan berupa pakaian dalam anak-anak, dewasa laki-laki dan perempuan, pakaian anak-anak laki-laki dan perempuan, pakaian dewasa, celana dewasa, alas tidur, perlengkapan anak-anak, air mineral dan perlengkapan kebersihan diri (hygiene kit) di pos pengungsian Ikatan Keluarga Minang (IKM) titipan DD Singgalang.
– Set up pos hangat di pos pengungsian IKM.
– Mengantar pengungsi (bayi 2 bulan) untuk di bawa ke klinik yang berada di lingkungan Rindam.

Kebutuhan Mendesak
– Pasokan makanan sarapan pagi utk sekitar 200 jiwa di pos Rindam XVII.
– Alat penerangan (bola lampu) di pos IKM.
– Pendampingan psikososial remaja dan dewasa.

Rencana Aksi Besok
– Melanjutkan kegiatan Taman Ceria bersama Remaja Masjid Rindam XVII dan relawan Jayapura.
– Melanjutkan layanan pos hangat dan pojok charger.
– Dapur umum utk menyiapkan sarapan pagi di pos pengungsian Rindam XVII.
– Senam bersama para pengungsi.
– Konseling untuk remaja dan dewasa.

Tim Program

DMC Dompet Dhuafa:
– Eka Suwandi 087771665816
– Sanadi 081387044335

LKC Papua:
Umayra 081311353430
Relawan LKC Papua
Relawan Jayapura
Remaja Masjid Nurul Iman
Komunitas Ayo Tolong

LEAVE A REPLY