Samsia Nurlete (39), salah satu warga Dusun Patinia, Desa Kawa, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat. (Foto: Dompet Dhuafa)

ZNEWS.ID SERAM BAGIAN BARAT – “Air bersih memang setengah mati di sini. Di dusun ada sumur tapi airnya payau, kami juga tampung air hujan, tapi tidak bisa untuk diminum,” ungkap Samsia Nurlete (39), salah satu warga Dusun Patinia, Desa Kawa, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat.

Selama bertahun-tahun, masyarakat pesisir Dusun Patinia sangat kesulitan memiliki akses air bersih. Selama ini, sebanyak 917 jiwa (210 KK) warga di sana menggunakan air payau dan hasil menampung air hujan. Beberapa dari mereka juga membeli air bersih di lokasi yang jauh dengan dana yang tidak sedikit.

Ditemui oleh tim Dompet Dhuafa di kediamannya beberapa waktu lalu, Samsia sedang memasak Sagu, salah satu kudapan khas Ambon di dapur tradisionalnya.

Dompet Dhuafa Maluku meresmikan program Air untuk Kehidupan (AUK) pertama di Desa Kawa, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten SBB (Seram Bagian Barat), Provinsi Maluku. (Foto: Dompet Dhuafa Maluku)

Gentong dan ember sebagai wadah menampung air mengelilingi sebagian area dapur itu. Sepulang sekolah siang itu, anaknya, Rangga Tuhuteru (13), membantu Samsia mengambil air untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kalau beli (air bersih) itu kami ke desa, satu jam, harga seratus ribu untuk tiga hari su habis. Bersyukur sekarang sumur air dekat dari rumah,” ujar Samsia.

Alhamdulillah, akhir Oktober lalu, program Air untuk Kehidupan (AUK) diresmikan di sana. Warga Dusun Patinia menyambut hangat dengan keramahannya. Alunan hadroh yang disertai selawat Nabi, siswa-siswi sekolah yang berbaris rapih, serta tarian adat, mengiringi suasana jelang peresmian sumur Air untuk Kehidupan di sana pagi itu.

Dompet Dhuafa Maluku meresmikan program Air untuk Kehidupan (AUK) pertama di Desa Kawa, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten SBB (Seram Bagian Barat), Provinsi Maluku. (Foto: Dompet Dhuafa Maluku)

Peresmian tersebut ditandai dengan simbolisasi gunting pita, yang dilakukan langsung oleh perwakilan Bupati SBB yaitu Sekda Asisten III Bidang Administrasi, Kepala Dusun Patinia, General Manager Budaya dan Pendidikan Dompet Dhuafa, juga Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Maluku.

Melalui Cabang Maluku, Dompet Dhuafa menghadirkan program AUK, pertama di wilayah Desa Kawa. Merupakan salah satu ikhtiar mewujudkan ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan.

BACA JUGA  BNI Asset Management dan Dompet Dhuafa Salurkan Paket Sembako

“Berkat warga yang semangat bergotong-royong, ada juga yang saling swadaya material, pengeboran di titik kedua membuahkan hasil. Hal ini juga tidak lepas dari inisiasi para putra daerah yang juga Relawan yang merupakan alumni beasiswa Etos Dompet Dhuafa, mereka kembali dan memberi manfaat hadirkan Air untuk Kehidupan di sini. Akhirnya  hari ini kita resmikan dan kita nikmati air bersih,” kata Jainuri, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Maluku.

Oleh: Dhika Prabowo

LEAVE A REPLY