Ilustrasi: Ibu memeluk anak. (Foto: Shutterstock)

ZNEWS.ID JAKARTA – Psikolog dari Ikatan Psikologi Olahraga, Wiene Dewi Toorisnawati, mengatakan anak yang sering dipeluk oleh orang tuanya akan lebih tangguh menghadapi perundungan oleh teman-teman atau lingkungannya.

“Itu terjadi karena anak terlebih dahulu sudah mendapatkan rasa aman dan nyaman dari orangtuanya,” kata dia saat diskusi daring dengan tema “Kekuatan pelukan” yang dipantau di Jakarta, Minggu (27/12/2020).

Ia mengatakan bahwa anak-anak yang terbiasa dipeluk orang tuanya menganggap perisakan atau perundungan sebagai hal yang biasa sehingga mereka lebih siap ketika bergaul.

Artinya, lanjut Dewi, anak-anak yang sudah mendapatkan kekuatan pelukan tadi menganggap perisakan bukan suatu beban yang besar atau bisa mengakibatkannya stres.

“Jadi, dia merasa tidak diserang ketika dibuli,” kata lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut.

Lebih jauh, Dewi mengibaratkan anak-anak yang terbiasa dipeluk tadi telah memiliki kuda-kuda yang kokoh. Sehingga bila ada serangan, maka ia tidak akan mudah jatuh atau roboh.

Selain itu, anak yang biasa dipeluk tadi akan memiliki empati pada orang lain, lebih menghargai diri sendiri dan tidak gampang stres. Bagi orang tua yang anaknya sudah beranjak remaja, ia tetap menyarankan hal itu dilakukan namun dengan cara bertahap.

LEAVE A REPLY