
ZNEWS.ID JAKARTA – Pemulihan dari Covid-19 bisa menjadi proses yang panjang dan tugas yang berat bagi sebagian orang. Termasuk, bagi penyintas dengan penyakit kronis, misalnya diabetes.
Mengelola tingkat kekebalan tubuh usai terkena penyakit akibat infeksi virus SARS-CoV-2 melalui diet yang direkomendasikan ahli gizi penting untuk mencegah komplikasi kesehatan lainnya.
“Tingkat pemulihan pasien telah meningkat secara signifikan. Namun, mereka tidak lepas dari ancaman penyakit lain yang mengancam jiwa,” ujar pakar gizi asal India, Sujata Sharma, seperti dikutip dari Indian Express, Selasa (27/7/2021).
Untuk kasus diabetes, misalnya, meskipun tidak ada pengganti obat-obatan, pengelolaan penyakit dimungkinkan dengan pengaturan pola makan.
Menurut Sharma, penting bagi penyandang diabetes mengatur kembali rencana diet mereka setelah pulih dari Covid-19.
Diet seimbang dapat membantu mereka sembuh dengan cepat dan tetap terlindungi dari infeksi lain. Pola makan seperti apa yang sebaiknya mereka terapkan?
Sarapan
Sarapan menjadi bagian penting dari diet yang harus dilakukan dalam waktu dua jam setelah bangun tidur, antara pukul 8:00-9:00. Seorang pasien diabetes yang pulih dari Covid-19 bisa memilih satu mangkuk gandum dengan susu skim (menambahkan buah beri dan kacang), satu mangkuk quinoa dengan sayuran atau dua telur dadar (putih telur saja).





























