Ilustrasi

ZNEWS.ID, LOS ANGELES –  Penembakan terhadap warga kulit hitam tak bersenjata oleh petugas kepolisian, kembali mengguncang Amerika Serikat awal pekan ini.

Bahkan kepala kepolisian di Columbus, Ohio, Amerika Serikat, Kamis (24/12/2020) waktu setempat, mengungkapkan bahwa tindakan tersebut merupakan “kekerasan yang tidak masuk akal”. Tindakan itu, katanya, seharusnya segera membuat petugas tersebut kehilangan pekerjaannya.

Kepala Kepolisian Thomas Quinlan mengumumkan rekomendasi agar kota memecat polisi yang terlibat.  Rekomendasi itu dia nyatakan melalui rekaman video bernuansa muram yang dia unggah ke Internet, dua hari setelah Andre Maurice Hill ditembak mati di garasi sebuah rumah tempat pria berusia 47 tahun itu menginap sebagai tamu.

Quinlan mengatakan dia mengajukan dua dakwaan departemen terhadap sang petugas, Adam Coys, atas “pelanggaran kritis”.

Dakwaan itu didasarkan atas investigasi kriminal yang dipercepat akibat “penggunaan kekuatan mematikan yang tidak masuk akal” dan “kegagalan untuk memberikan bantuan” kepada Hill setelah dia ditembak.

Direktur keselamatan publik kota itu akan mengadakan sidang pada Senin (28/12) untuk memutuskan rekomendasi kepala kepolisian bahwa Coy, seorang veteran 19 tahun dari pasukan yang sudah dibebaskan dari tugas, diberhentikan, kata Quinlan.

Quinlan menyebut penembakan fatal itu sebagai tindakan “kekerasan tidak masuk akal, yang bisa dicegah.”

LEAVE A REPLY