Ilustrasi startup. (Foto: Istockphoto/ismagilov)

ZNEWS.ID JAKARTA – penerapan era normal baru akan mengubah kebiasaan manusia. Tak terkecuali bagi pelaku usaha rintisan (startup) di Indonesia. Perlu persiapan dan strategi yang matang bagi para startup untuk menyambut tatanan baru tersebut.

Marketing Head iPrice, Andrew Prasetya, dalam konferensi virtual, Rabu (3/6/2020) malam, menyampaikan bahwa persiapan terpenting bagi para pelaku usaha rintisan adalah menerima dan mulai mengikuti kebiasaan serta tren yang terbentuk dari normal baru ini.

“User shifting mengenai kebiasaan customer mulai mencari barang-barang di internet, bagaimana kita akan ikut menyesuaikan kebutuhan customer, itu merupakan tantangan yang harus dihadapi,” kata Andrew.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pelaku usaha rintisan harus jeli melihat peluang. Sehingga, perusahaannya bisa menyesuaikan tren dan kebutuhan pelanggan.

“Ini akan menjadi opportunity as long as kita provide informasi ke customer. Orang mulai beralih semua keonline, dan challenge-nya adalah mengikuti shifting behaviour dari orang,” ujar dia.

Andrew mengaku optimistis ini bisa menjadi peluang baik dengan adjust informasi ke orang-orang dan jeli melihat apa tren yang lagi dicari oleh mereka.

Bagi perusahaan rintisan yang ia tempati, iPrice, Andrew mengatakan bahwa pihaknya juga masih gencar untuk memberikan konten-konten terkait tren sebagai usaha untuk memasarkan perusahaannya.

“Content marketing terus jalan dan malah nanjak gas untuk membuat konten-konten terkait Covid-19 dengan membuat analisa, produk, tren yang jalan dengan situasi ini,” kata Andrew yang dihubungi dari Malaysia.

Sebagai orang yang terjun di dunia startup secara langsung, Andrew berharap pemerintah juga dapat memberikan komunikasi yang baik kepada pelaku bisnis agar bisa memproyeksi bisnisnya dengan baik di masa depan.

Informasi yang cepat dan transparan, serta aturan yang tegas, menurut Andrew, akan sangat membantu pelaku usaha dalam menentukan langkah-langkah selanjutnya bagi bisnisnya.

Editor: Agus Wahyudi
Sumber: Antara

LEAVE A REPLY