Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bertemu dengan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis. (greekherald.com)

ZNEWS.ID, ATHENA – Ketegangan di kawasa Mediterania Timur meningkat setelah Turki mengklaim sumber daya energi di wilayah yang diklaim milik Yunani. Kondisi tersebut membuat Yunani  berencana meningkatkan kekuatan militer mereka.

Yunani tengah berupaya untuk memperoleh senjata, meningkatkan angkatan bersenjata dan mengubah industri pertahanan, juru bicara pemerintah mengatakan pada  Senin waktu setempat atau Selasa (8/9/2020) WIB.

Yunani, yang keluar dari dana talangan internasional ketiganya pada 2018 dan telah berjuang dengan dampak ekonomi dari krisis virus corona, ingin menghabiskan sebagian dari cadangan uang tunai multi-miliar euro untuk sektor pertahanannya.

“Kami sedang dalam pembicaraan dengan sekutu untuk meningkatkan angkatan bersenjata kami,” juru bicara pemerintah Stelios Petsas mengatakan kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis akan menguraikan rencananya selama pidato kebijakan ekonomi tahunan pada Sabtu.

Seorang pejabat pemerintah Yunani mengatakan kepada Reuters minggu lalu bahwa Yunani sedang dalam pembicaraan dengan Prancis dan negara-negara lain mengenai akuisisi jet tempur. Yunani juga telah mencoba selama lebih dari satu dekade untuk mengonsolidasikan dan memprivatisasi perusahaan pertahanannya yang merugi.

Mitsotakis akan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Corsica pada hari Kamis, sebelum KTT para pemimpin Eropa Selatan (MED7) di pulau Corsica, Prancis.

LEAVE A REPLY