Ilustrasi: Dompet Dhuafa meraih penghargaan sebagai Nazir Wakaf Terbaik dari Badan Wakaf Indonesia (BWI) pada BWI Award 2022 yang berlangsung di Gran Melia Jakarta, Rabu (7/12/2022). (Foto: Dompet Dhuafa)

Demikian pula untuk fungsi kunci nazir lainnya. Sertifikasi kompetensi bagi nazir akan meningkatkan profesionalisme pengelolaan wakaf.

Dengan demikian, muwakif akan semakin percaya menyerahkan harta benda wakaf, baik bergerak maupun tidak bergerak.

Hasil penelitian penulis pada 2017, ada tiga persoalan utama nazir, yaitu rendahnya kompetensi dalam pengelolaan, bukan sebagai profesi utama, dan pengelolaan wakaf belum optimal.

Sertifikasi kompetensi nazir insyaallah akan menghilangkan tiga persoalan utama di atas. Bahkan, penulis melakukan survei pada beberapa nazir secara random, hampir semua nazir menyetujui jika ada sertifikasi.

Jadi, sertifikasi nazir menjadi suatu kebutuhan dan keharusan.

Sumber: BWI

LEAVE A REPLY