Pebalap tim Mercedes Lewis Hamilton mengenakan kaus bertuliskan “Black Lives Matter” untuk mengampanyekan keadilan rasial di Grand Prix Austria (5/7/2020) Mark Thompson/Pool via Reuters

ZNEWS.ID, JAKARTA – Juara dunia Formula 1 tujuh kali Lewis Hamilton pada Kamis memenangi Penghargaan Laureus untuk ketiga kalinya, tahun ini menerima Laureus Athlete Advocate of the Year Award atas giatnya memerangi rasisme dan ketidaksetaraan.

Hamilton menjadi salah satu atlet yang lantang memperjuangkan kesetaraan rasial, bukan hanya di Formula 1 namun juga di masyarakat luas.

Sepanjang musim F1 2020, setelah insiden tewasnya George Floyd yang memicu protes besar-besaran terkait ketidakadilan rasial di Amerika Serikat, Hamilton memimpin upaya F1 untuk memerangi rasisme, mengenakan kaus bertuliskan ‘Black Lives Matter’ dan berlutut di setiap Grand Prix.

Bahkan sang pebalap Britania mendirikan Hamilton Commission yang bertujuan untuk membuat olahraga balap semakin beragam.

Salah satu bagian dari kontrak Hamilton dengan Mercedes hingga 2021 bahkan mewujudkan pendirian yayasan amal dengan misi mendukung keberagaman dan inklusi di dunia balap.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada Laureus World Sports Academy atas persembahan penghargaan luar biasa ini kepada saya,” kata Hamilton seperti dikutip laman resmi Formula 1, Kamis.

“Tahun ini telah sangat sulit bagi banyak orang, tapi juga menggembirakan melihat kekuatan suara kolektif kita memicu percakapan baru dan perubahan.”

LEAVE A REPLY