GAZA – Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, menekankan konflik dan pengeboman berat di Gaza sangat menciptakan suasana yang mengerikan.
Dia menjelaskan, berdasarkan laporan dari tim nya yang mengunjungi Rumah Sakit Medis Nassar di selatan (Gaza), dipenuhi oleh 1.000 pasien ata tiga kali lipat dari kapasitasnya.
“Para pasien tergeletak di lantai, berteriak-teriak kesakitan. Saya tidak dapat menemukan kata-kata yang cukup kuat untuk mengungkapkan keprihatinan kami atas apa yang kami saksikan,” ungkapnya, sebagaimana dilansir Aljazeera.
Sementara itu Koresponden Aljazeera, Anas al-Sharif, melaporkan dari dalam rumah sakit, beberapa orang telah terbunuh dan terluka akibat serangan Israel. Serangan juga menyebabkan kepanikan di antara ribuan warga sipil yang mengungsi dan mencari perlindungan di dalam fasilitas medis tersebut.
“Ada banyak sekali anak-anak, wanita, orang tua dan orang sakit yang mengungsi di sini,” kata al-Sharif. “Situasi di sini sangat mengerikan. Ada rasa takut karena pengeboman belum berhenti,” ujar Anas al-Sharif.




























