Ilustrasi cek oli mobil. (Foto: Pexesl.com/rawpixel.com)

ZNEWS.ID JAKARTA – Dipstick pada kendaraan memiliki kegunaan untuk memberikan informasi terhadap seberapa banyak oli yang masih tersisa. Sekaligus, menunjukkan kondisi pelumas apakah volumenya berkurang atau perlu ditambah.

General Manager of After Sales Division PT MMKSI, Boediarto, mengungkapkan bahwa apabila terdapat pengurangan oli pada kendaraan, pemilik boleh memberikan tambahan oli dengan sejumlah syarat.

“Kalau kurang sebaiknya ditambah olinya. Tapi mesti diingat, apa mobil sudah stay lama, sudah berhenti, atau sehari menginap. Itu perlu ditelusuri lagi, kalau terlalu lama apakah bocor? Jadi, perlu diperiksa kolongnya,” ungkap Boediarto, dilansir dari Antara, Jumat (30/4/2021).

Dia juga mengatakan bahwa penambahan oli pada kendaraan juga tidak boleh asal-asalan. Oli yang ditambahkan harus memiliki spesifikasi sama dengan pelumas yang sebelumnya dipakai.

“Nambahnya harus ada catatan bahwa dipastikan oli yang ditambah sama dengan oli yang ada di mesin,” kata dia.

Meski demikian, pemilik tidak disarankan untuk selalu menambahkan oli jika memang berkurang. Jika sudah batas waktu penggantian oli, pemilik tidak disarankan untuk menambah oli yang sudah melewati batas.

“Kalau diganti oli baru, kalau sudah dipakai sekian ribu kilometer. Umur oli yang 10.000 harusnya ganti akan jadi lebih lama. Karena tingkat kepekatan akan berubah, jadi ada tambahan sedikit,” jelas dia.

LEAVE A REPLY