Ilustrasi: Seorang pria menggendong seorang anak yang tidak sadarkan diri di Gaza. (Foto: ANTARA/AA)

ZNEWS.ID JAKARTA – Juru Bicara Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), Jens Laerke, menyatakan bahwa kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza sangat memprihatinkan dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Mengutip laporan Al Jazeera, Laerke menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap warga sipil yang tengah berjuang mencari makanan tidak dapat diterima.

“Pada kenyataannya, warga Gaza dibiarkan mati kelaparan, dan OCHA tidak bisa tinggal diam menyaksikan hal ini,” tegas Jens.

Ia mendesak perlindungan segera bagi warga sipil serta penyelidikan terhadap proses distribusi bantuan pangan. Menurutnya, krisis di Gaza tidak bisa dibenarkan dalam konteks kemanusiaan apa pun.

PBB juga menyerukan kepada Israel agar segera membuka akses bantuan penting ke Jalur Gaza melalui jalur penyeberangan yang ada, demi memenuhi kebutuhan mendesak warga sipil.

Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, menambahkan bahwa warga sipil harus dilindungi dan dihormati.

“Sekretaris Jenderal PBB menyambut baik upaya berkelanjutan yang dilakukan para mediator dan kembali menegaskan seruannya kepada pihak bertikai agar segera menyepakati gencatan senjata permanen di Gaza,” tuturnya.

LEAVE A REPLY