Ilustrasi periksa mata anak. (Foto: drkathleenkinney.com)

ZNEWS.ID JAKARTA – Penglihatan yang baik adalah kunci kecerdasan anak dan akan menunjang kesuksesan anak di sekolah. Dibutuhkan penglihatan yang baik dan seimbang dari kedua mata untuk menunjang perkembangan pusat  penglihatan di otak anak.

Saat mata anak tidak dapat mengirimkan gambar dengan jelas ke otak, penglihatan mereka dapat menjadi terbatas. Bila masalah penglihatan dapat diketahui sejak dini, tatalaksana akan menjadi lebih efektif. Pusat penglihatan di otak anak juga dapat tumbuh dengan maksimal.

Pemeriksaan mata anak perlu dilakukan sejak bayi hingga usia sekolah. The American Academy of Ophtalmology (AAO) dan American Association for Pediatric Ophtalmology and Strabismus (AAPOS), merekomendasikan sejumlah pemeriksaan sebagai berikut:

0 Hari – 1 Bulan

Dapat dilakukan pemeriksaan pada bagian mata luar. Jika bayi prematur, berisiko tinggi, memiliki tanda abnormalitas, dan memiliki riwayat penyakit mata dalam keluarga, dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh.

1 Bulan – 1 Tahun

Pada anak yang tidak tampak memiliki kelainan, skrining harus dilakukan saat usia anak antara 6 bulan sampai satu tahun.

3 – 5 Tahun

Antara usia 3-3,5 tahun, penglihatan dan kesimetrisan mata anak harus dinilai. Ketajaman penglihatan mata harus dinilai sesegera mungkin saat anak sudah dapat bekerja sama menggunakan grafik pemeriksaan mata

Bila dicurigai terdapat strabismus, amblyopia, kelainan refraksi, atau masalah fokus lain, anak harus mendapat pemeriksaan menyeluruh.

LEAVE A REPLY