
Ketika konsentrasi merkuri urin melebihi 100 μg/L, gejala sistem persarafan akan muncul. Bila kadar merkuri mencapai 800 μg/L atau lebih, maka dapat berakibat fatal.
Merkuri organik seperti metilmerkuri biasanya dikeluarkan melalui feses. Oleh karena itu, tingkat konsentrasi merkuri di urin tidak dapat mencerminkan kadar merkuri organik dalam tubuh manusia.
Sekitar 80-90 persen komponen rambut tersusun atas keratin, yang mengandung kelompok asam amino yang kaya akan gugus sulfhidril, sehingga mudah bergabung dengan logam.
Oleh karena itu, dengan paparan merkuri, konsentrasi merkuri menjadi tinggi di rambut. Rambut dapat menunjukkan kontaminasi merkuri yang telah lama berlangsung. Kadar merkuri di rambut diketahui proporsional dengan kadar merkuri di darah.
Setelah paparan metilmerkuri, kadar merkuri total di rambut dan darah dapat digunakan sebagai biomarker intoksikasi (keracunan) merkuri. Rasio konsentrasi merkuri di darah dan di rambut (hair-to-blood mercury concentration ratios) telah ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika (FDA) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah 250:1 dan 250–300:1.
Kadar konsentrasi merkuri di rambut yang direkomendasikan secara internasional oleh WHO adalah 1 mg/kg. Namun, hasil analisis konsentrasi merkuri di rambut saja tidak dapat digunakan untuk membedakan apakah seseorang terpapar atau teracuni merkuri.
Umumnya, konsentrasi merkuri di rambut tidak melebihi 10 mg/kg. Namun, pada kasus keracunan merkuri sedang, tingkat konsentrasinya 200-800 mg/kg, dan pada keracunan merkuri berat mencapai 2400 mg/kg.

























