
Kanker Usus
Kabar mengenai penyakit yang dideritanya ramai diberitakan pada pertengahan April 2022. Kabar yang tersiar melalui pesan berantai tersebut mengabarkan bahwa Achmad Yurianto mendapatkan perawatan di RSPAD.
Menurut informasi dari kerabatnya, mendiang sering terlambat makan dan kemudian terkena penyakit pencernaan yang kemudian berujung pada kanker usus. Tak hanya keluarganya saja yang merasa kehilangan, Bangsa Indonesia kehilangan putra terbaiknya.
“Innalillahi wainnaillaihi rojiun. Kami direksi turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya Bapak Achmad Yurianto ke Rahmatullah. Semoga almarhum husnul khotimah, diampuni dosanya, diterima amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan dan keikhlasan. Amin YRA,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti.
Ia mengatakan bahwa jenazah almarhum Achmad Yurianto akan dimakamkan di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, Minggu (22/5/2022).
Sepanjang hidup, kata Ghufron, almarhum telah banyak memberikan kontribusi dan dedikasi yang luar biasa di berbagai bidang, termasuk dalam penyelenggaraan sistem jaminan kesehatan.
Almarhum dikenal sebagai sosok yang sangat bijak, rendah hati, bersahabat, profesional, dan berintegritas tinggi dalam bekerja.
“Kami ucapkan terima kasih atas perhatian dan empati seluruh pihak, termasuk rekan-rekan media terhadap almarhum,” katanya.
Ghufron mengajak masyarakat untuk sejenak memanjatkan doa bersama agar almarhum dapat beristirahat dengan tenang di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan.
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof Ari Syam, juga menyampaikan rasa belasungkawanya atas berpulangnya sejawatnya itu.
“Turut berduka cita atas meninggalnya dr Achmad Yurianto MARS, Sabtu 21 Mei 2022 pukul 18.58. Saya beberapa kali ketemu almarhum, saat masih menjadi Jubir Covid-19 di BNPB. Semoga almarhum husnul khotimah,” kata Ari.
Sumber: Antara

























