
ZNEWS.ID JAKARTA – Kulit bayi pada umumnya memang lebih mudah terkena iritasi karena lebih tipis dari orang dewasa. Kondisi seperti ini membuat kulit bayi punya daya serap yang tinggi. Sehingga, lebih mudah teriritasi bila diolesi losion atau minyak yang ternyata tidak cocok.
Ruam pada kulit bayi bisa disebabkan oleh bawaan anak seperti hormon. Tapi, ada juga ruam yang bisa dihindari seperti biang keringat dan ruam popok.
Dokter spesialis anak Citra Amelinda menjabarkan jenis-jenis iritasi kulit yang bisa terjadi pada buah hati Anda, ciri-ciri, serta penanganannya.
Dermatitis Atopik
Ciri-cirinya adalah ruam merah bulat simetris di pipi yang terasa gatal dan agak kasar bersisik. Umumnya dermatitis atopik muncul ketika anak berusia 2-3 bulan. Iritasi ini dapat muncul karena riyawat alergi, atau karena ada riwayat dermatitis atopik di keluarganya.
“Jangan khawatir, seiring bertambah usia, kulit anak semakin kuat jadi tidak terlalu rentan,” kata Citra dalam webinar kesehatan, dikutip dari Antara, Kamis (4/11/2021).
Citra menyarankan membawa anak ke dokter kulit untuk mendapatkan tatalaksana alergi.
Biang Keringat
Biang keringat terjadi akibat penumpukan sel kulit mati yang menyumbat kelenjar keringat. Ini sering terjadi pada anak usia sebulan yang belum bisa banyak bergerak.

























