Ilustrasi asteroid. (Foto: Shutterstock)

ZNEWS.ID JAKARTA – Para ilmuwan telah menemukan asteroid dengan periode orbit tercepat di Tata Surya. Asteroid ini dinamakan 2021 PH27, sesuai dengan tanggal penemuan asteroid pertama kali pada 13 Agustus 2021.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN) menjelaskan, huruf P menunjukkan asteroid ditemukan antara tanggal 1-15 Agustus dan merupakan observasi ke-708 di dalam rentang tersebut. Sedangkan 27 adalah kelipatan 25 yang ke-27 (dihitung dari nol). Dan H adalah huruf ke-8 dari 25 alfabet yang digunakan.

“Asteroid ini baru akan melintas dekat bumi dengan aman pada 20 Mei 2024, 8 Mei 2025, 28 April 2026 dan 1 Mei 2031, dengan jarak terdekatnya 37.242.414 km dari bumi,” kata peneliti Pusat Sains dan Antariksa Lapan, Andi Pangerang, dalam keterangannya di Jakarta, dikutip dari Antara Rabu, Jumat (3/9/2021).

Informasi itu disampaikan berdasarkan data JPL Small-Body Database (SBDB) National Aeronautics and Space Administration (NASA) Amerika Serikat terkait database astronomi tentang benda-benda kecil di tata surya, yang juga menyebutkan asteroid tersebut akan mendekati Venus pada 17 Maret dan 26 Oktober 2022, 7 Juni 2023 serta 18 Januari 2024.

Asteroid itu ditemukan oleh astronom yang bekerja di Carnegie Institution for Science (CIS) menggunakan instrumen Dark Energy Camera (DEC), suatu instrumen multiguna yang dapat menangkap citra objek di alam semesta dengan berbagai macam frekuensi di antaranya: Ultraungu Dekat, Kasatmata/Cahaya Tampak, dan Inframerah Dekat.

Melalui instrumen tersebut, pengukuran terhadap laju ekspansi alam semesta dapat dilakukan. Instrumen itu terpasang pada Teleskop 4-Meter Victor M. Blanco yang berada di Cerro Tololo Inter-American Observatory, Chili.

Asteroid tersebut diperkirakan berukuran 1 km, diperoleh dari magnitudo atau skala kecerlangan mutlaknya sebesar 17,73 dan memantulkan kembali cahaya Matahari 15 persen dari cahaya yang diterima asteroid.

LEAVE A REPLY