
ZNEWS.ID ALEPPO – Dompet Dhuafa didampingi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Suriah dan Bulan Sabit Merah Suriah (Syrian Arab Red Crescent/SARC) membagikan paket bantuan kemanusiaan bagi para korban gempa Suriah. Salah satu titik distribusi adalah di Madrasah Adnan Al Madani, Distrik Hamdaniya, Aleppo, Jumat (31/3/2023).
Salah satu penyintas di pengungsian ini, Mohammad Jabar menceritakan bagaimana ketakutannya saat gempa terjadi pada 22 Februari 2023. Saat itu, ia bersama istri dan keempat anaknya sedang asyik bercanda di rumah.
Tanpa ada peringatan, ia merasakan guncangan yang hebat. Peralatan seisi rumah bergerak tak karuan menghantam dinding. Lantunan takbir, tahlil, istirja, seketika terucap berkali-kali dari masing-masing bibir keluarga kecil ini.
“Saat gempa, saya takut. Saya dan keluarga langsung lari keluar dari rumah. Keadaan rumah sekarang sudah hancur setelah gempa,” katanya dalam obrolan bersama tim Dompet Dhuafa.

Saat ini, keenam orang malang ini tinggal di pengugsian bersama ratusan keluarga lainnya. Di pengungsian ini, satu ruang kelas ditempati sebanyak 4 keluarga.
Para pengungsi telah menempati gedung sekolah ini sejak hari pertama evakuasi, sebagaimana arahan dari Bulan Sabit Merah (SARC), yaitu pada hari terjadinya gempa.
“Kurang lebih sudah 2 bulan mereka di sini,” ucap salah satu anggota SARC.
“Semuanya tinggal di atas sini,” sahut Jabar, sambil menunjuk lantai atas gedung pengungsian.



























