
ZNEWS.ID BOGOR – Kepala Lembaga Pengembangan Insani (LPI) Dompet Dhuafa Mulyadi Saputra meminta kepada para alumni Sekolah SMART Ekselensia mampu menghadapi kehidupan pasca-sekolah dan menjawab tantangan bangsa melalui ide-ide hebat serta kreativitas.
“SMART Ekselensia merupakan sekolah pencetak generasi muda mumpuni. Para alumni harus mampu mengaktualisasikan ilmu yang didapat sebagai bekal di kehidupan sehari-hari dan menjadi generasi berprestasi, berakhlak mulia, dan juga berdaya guna,” tutur Mulyadi.
Hal tersebut dikatakan Mulyadi dalam pidatonya pada acara Wisuda Angkatan XIV Sekolah SMART Ekselensia dengan tema “Generasi Berprestasi, Berakhlak Mulia, Berdaya Guna” yang digelar secara hybrid di pelataran halaman LPI Dompet Dhuafa, Kemang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (25/5/2022).
Dalam acara tersebut, total ada 33 siswa Sekolah SMART Ekselensia yang berhasil di wisuda atau lulus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 14 siswa telah diterima di perguruan tinggi negeri (PTN), seperti Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kalimantan Selatan (Kalsel), dan lainnya.
Pada kesempatan itu, General Manager (GM) Budaya, Dakwah, dan Pendidikan Dompet Dhuafa, Ustaz Herman Budianto, mengatakan bahwa mukmin yang tangguh tidak hanya sekadar selesai saja. Namun, harus melanjutkan semangat yang dimilikinya untuk membuat perubahan.
“Keluarkan kemampuan dalam me-manage potensi yang ada. Manfaatkan waktu untuk kebaikan, kuatkan akhlak dan adab. Sebab, hadirnya SMART Ekselensia muncul dari keprihatinan pendidikan dan kemiskinan,” jelas Herman.
Lebih lanjut, Herman menambahkan, 33 generasi terbaik ini diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan Indonesia melalui pendidikan yang ditempuh.
“Yang terpenting dapat menjadi multilayer effect yang dapat berdampak dan bermanfaat secara luas,” ujarnya.





























