“Pasukan teater tetap waspada dan siap untuk melawan semua ancaman dan provokasi kapan saja,” katanya.

Sementara itu, pakar militer berpendapat respons tersebut berarti China ingin memperlihatkan kehebatannya untuk melawan aktivitas Amerika Serikat belakangan ini yang diikuti oleh operasi maskapai ganda pada bulan Februari.

Mantan Kolonel PLA Yue Gang mengatakan pelatihan tersebut untuk membalas operasi AS. yang melibatkan kapal induk AS Theodore Roosevelt dan Nimitz di wilayah LCS.

“Ini untuk menunjukkan bahwa militer China mampu melawan dan mengikuti apa yang dilakukan AS, dan mampu mengendalikan situasi,” katanya.

Yue menambahkan bahwa PLA juga dapat mengerahkan sumber daya lain, termasuk pasukan roket jika diperlukan.

 

Editor: Dhany

LEAVE A REPLY